Minggu, 15 Desember 2019

Keripik bilis ke Anambas

Dari Tanjungpinang mengirim keripik ikan bilis sebanyak 5 Kg ke Tarempa, Kabupaten Anambas. Jauh memang dari Tanjungpinang ke Anambas. Menyeberang laut keripik ini. Jika mie tarempa terkenal itu menembus Tanjungpinang, kini dari Tanjungpinang menyerang keripik Tarempa. Tentu tidak sedahsyat mie tarempa atau luti gendang yang populer. Ini baru iseng iseng berhadiah. Ada pesan dibuat. Berapa pun akan dibuat.
Keripik ini terasa renyah. Seandainya anda menonton tivi sekaligus mendengar debat di siaran tv berita nasional, dipastikan tangan tidak akan pernah berhenti merasakan setiap keping keping keripik. Aroma rempah khas masakan Tambelan, kelembutan adonan dipadu dengan bilis alias ikan tri segar menambah kenikmatan keripik yang berwarna ke coklat kekuningan itu.
Harga per kilogram terbilang murah. Hanya Rp120 ribu. Tapi anda akan merasakan sensasi kenikmatan lidah dan rasa yang luar biasa. Jika satu toples diletakkan di meja, tidak lama akan selesai disantap. Tentu penasaran bukan. Yakinlah ini bukan hoaks atau fakenews.

Pilkada Bintan 2020: Pilkada Lawan Kotak Kosong?

LUKISAN alam yang disempurnakan setiap gumpalan awan hitam pekat yang berbentuk garis lurus. Tanda hujan akan turun di tanah yang dulunya banyak mengandung bauksit. Bekas PT Antam mengeruk harta Bintan. Hingga sisa peninggalan itu dikeruk sampai tiba 2019. Dua pejabat pun kena getahnya. Jadi tersangka.


Ada beberapa kecamatan yang menghasilkan lebih banyak masalah saat ini. Mereka menggunakan hutan lindung. Menanti menyanyikan lagu Arjuna yang disetujui mati-matian melepaskan lahan itu. Hingga ke titik nadir.

Sebenarnya ada yayasan yang akan mendirikan universitas yang membawakan kampus kelas dunia di Bintan. Bagaimana logikanya universitas peringkat 32 dunia mau buka cabang di negeri yang jauh dari Cina. Mereka bukan kekurangan mahasiswa.

Impeachment



Menarik beredarnya meme Donald Trump berubah menjadi Thanos. Dianggap akan menghancurkan DPR AS yang mencoba melakukan impeachment. Presiden AS dapat dimakzulkan jika sudah melanggar penghianatan, suap, melakukan kejahatan tinggi dan pelanggaran berat lainnya.

Kasus ini menjadi ramai ketika DPR AS dikuasai Demokrat dan Senatnya dikuasai Republik. Jika Trump dapat dikalahkan dimakzulkan oleh DPR, belum tentu di Senat yang dikuasai partainya Trump. Kecuali ada politisi Republik yang tidak mendukung Trump. Kalau di Indonesia, koalisi di MPR nampaknya masih terlalu dikuasai pendukung pemerintah, maka model kuatnya kontrol terhadap presiden sulit terjadi.

Ketika Politisi Maju Mundur Maju Mundur

Banyak figur publik mengambil formulir pendaftaran calon yang dibuat partai partai besar di Kepulauan Riau termasuk di kabupaten kota. Tapi figur figur itu masih maju mundur. Belum memiliki ketetapan hati maju ikut Pilkada walaupun ada aturan yang mensyaratkan anggota DPRD, ASN hingga TNI Polri harus menggundurkan diri ketika mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Nama nama yang beredar bisa jadi akan mundur dari pencalonan di partai yang mereka ambil formulir ketika UU Pilkada masih tetap seperti pilkada 2018. DPR RI bersama pemerintah belum mau melakukan revisi. Dengan alasan memang waktu sudah terlalu mepet seperti yang disampaikan anggota Komisi II Arief Wibowo di media massa.

Sang Pejuang Itu dan Sang Mantan Gubernur



Kisah masa lalu ada baiknya dikenang sebagai pedoman untuk melanjutkan langkah ke masa depan. Namun kalau kisah kurang baik, maka harus dilupakan menjadi pelajaran menatap masa depan.

Dua tokoh yang disebut sebut akan mengikuti pilkada Kepri tahun 2020 adalah tokoh terkemuka. Mereka berdua memiliki kisah romantisme yang melekat bagi pendukungnya. Apalagi yang pernah dibesarkan oleh keduanya. Namun ada juga yang menganggap itu kisah lama dengan situasi yang tak mungkin terulang lagi.


Soerya dan Isdianto, Siapa yang Calon Gubernur?



Saling menunggu siapa menjadi nomor satu nampaknya terjadi di internal PDIP Kepri jelang pengambilan formulir calon gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Riau 2020-2024.

Plt Gubernur Kepri Isdianto maju mundur antara mengambil mulai Jumat hingga Minggu tak jadi mengambil formulir. Akhirnya, Senin diperkirakan Isdianto dan Soerya Respationo akan mengambil formulir dari internal PDIP.

Karena bagi calon eksternal yang akan mendaftar melalui PDIP sepertinya nihil. Karena calon calon yang ada saat ini seperti Huzrin Hood dan Ismeth Abdullah tak berminat menggunakan partai banteng. Karena mereka juga tahu, PDIP pasti lebih memilih kader mereka antara Isdianto, dan Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo.

Klientelisme, Dilema Setiap Pilkada


Karakter yang mencolok dari demokrasi Indonesia adalah bahwa para pemenangnya -para elite yang memperoleh kekuasaan, prestise, dan kekayaan dari keterlibatan mereka dalam politik. Sejujurnya mereka juga merasakan kecemasan yang cukup besar tentang bagaimana demokrasi berjalan seperti sekarang ini.

Bukan kabar angin, calon ada yang menggunakan uang untuk membeli perahu agar bisa mendapat tiket ke pilkada. Tapi disebut sebagai modal untuk menggerakkan mesin partai. Lalu tak cukup sampai di situ, calon juga harus menyiapkan modal besar untuk biaya pendekatan kepada pemilih hingga memberikan uang pada hari pemilihan sebagai ongkos telah memberikan suara.


Kamis, 15 Agustus 2019

Uang dan Politik



Uang dan politik ibaratnya seperti lauk dan nasi.Untuk makan nasi tanpa lauk sepertinya hampa. Kalau lapar tanpa lauk pun tetap habis nasi tersebut.
Begitu juga dengan politik tanpa uang, maka  tidak bisa mencapai tujuan yang maksimum dalam mencapai tujuan politik yaitu memenangkan kontestasi pilkada, pemilu dan pemilihan presiden. Untuk menggerakkan mesin politik mustahil tanpa uang.

Sejarah Itu Berulang



Gubernur pertama Kepri pernah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemudian tak sampai satu dasawarsa, Gubernur ketiga juga berurusan dengan KPK. Urusan yang dilarang yakni diduga soal rasuah.

Kepri ini provinsi yang dibuat dengan perjuangan darah dan air mata. Beberapa darah menetes di jalan akibat demontrasi yang dikejar aparat guna menjadikan Kabupaten Kepri daerah otonomi baru.
Tak begitu jauh nasib dari saudara tua, Provinsi Riau masih unggul soal gubernur yang ditangkap KPK akibat korupsi. Tiga gubernur Riau ditangkap KPK. Dan Kepri dua gubernur menjadi tahanan KPK. 

Revolusi 4.0, Siapkah Kita dengan Masa Itu



2025 menurut survei yang dibahas khusus World Economic Forum, dunia akan melahirkan titik kritis misalnya bisa jadi mesin dengan kecerdasan buatan pertama yang menjabat sebagai direktur perusahaan, 10 persen pakaian manusia di dunia terkoneksi dengan internet, 10 persen mobil yang lalu lalang di Amerika tanpa supir. Dan 30 persen hasil audit perusahaan dengan menggunakan kecerdasan buatan. Dan apoteker robot pertama dimulai di Amerika.

Beda Kampanye Pemilu AS dan Indonesia


Debat utama dari calon presiden dari Demokrat pertanyaan pertama diajukan bagaimana respon mereka terhadap persoalan jaminan kesehatan yang ada saat ini. Mereka menganggap jaminan kesehatan AS masih kalah dibanding dengan Kanada.

Di Kanada baik laki, perempuan, anak anak masuk rumah sakit, sembuh dan keluar rumah sakit tanpa membayar sepeserpun.Tentu beda dengan BPJS kita yang harus membayar sendiri kalau obat tidak ada di apotik rumah sakit. Atau tak bayar iuran, anda tidak dilayani.

Keberanian Politik Ibrahim dan Kerelaan Sarah


Nabi Ibrahim merupakan Nabi Allah yang cerdas baik dalam politik dakwah.Nabi kekasih Allah yang rela menyerahkan semua yang dimilikinya termasuk anak kesayangannya tunduk kepada perintah Allah.

Siapa yang rela menyembelih putra satu satunya yang dinantikan selama puluhan tahun? Ya, hanya Nabi Ibrahim yang mampu melakukan itu. Walaupun akhirnya Allah ganti anaknya Ismail dengan seekor kibas atau kambing. Sampai saat ini menjadi kegiatan rutin seluruh umat Islam di dunia untuk mencontoh Nabi Ibrahim melakukan kurban dan dibagikan kepada khalayak ramai.

Jumat, 31 Mei 2019

Puasa dan Sabar di Tahun Politik



Islam mengajarkan kesabaran baik dalam dakwah maupun menjalani ujian kehidupan di dunia. Apapun hasil dari sebuah kompetisi, maka hasilnya harus bersabar dengan aturan yang sudah disepakati bersama.

Puasa yang kita lakukan saat ini adalah latihan maha sempurna melatih kesabaran.Karena bukan hanya puasa menahan lapar dan dahaga, juga puasa hubungan biologis suami istri pada siang hari, puasa berkata kata kotor, puasa mata melihat yang haram, dan tentunya puasa kemaksiatan.