Pada suatu saat, murid yang tak mendapatkan perhatian
bertanya kepada sang guru. "Mengapa perhatian guru kepada kami tidak
sebanding dengan murid itu?" kata salah satu murid kepada gurunya.
Mendengar pertanyaan tersebut, sang guru langsung mengetes
seluruh muridnya. Ia meminta seluruh murid membawa burung dara dan sebilah
pisau. Mereka diminta memotong burung tersebut di tempat yang sepi sehingga tak
dilihat siapapun termasuk Allah Azza Wajjalla.

